Medianya Generasi Muda | Dakwah Sekolah | Rohis

Forum Kerjasama Alumni Rohis Bandar Lampung

  • Featured Posts

    Kamis, 25 Maret 2010

    Mengintip Kegiatan ABG

    Mengintip, artinya kita melihat sesuatu, namun ada yang membatasinya. Pertama, karena sudut pandang mata yang memang terbatas. Kedua, ya itu tadi, karena mengintip, yang identik dengan melihat melalui celah kecil, maka hanya sebagian saja yang bisa dilihat, bukan secara keseluruhan. Kata seorang teman, dengan hanya memegang telinga gajah saja, maka seseorang akan mengatakan bahwa gajah itu tipis. Jika yang lain memegang belalainya, pasti akan mengatakan gajah itu panjang seperti ular.

    Mengintip, mungkin itulah hal yang merepresentasikan isi kepala orang-orang ketika memikirkan kata ‘jurnalistik’. Ya, mengintip. Ketika mendengar kata jurnalistik, secara sempit mungkin kebanyakan orang akan langsung mengaitkannya dengan wartawan, dan wartawan adalah orang-orang yang tidak jauh dari yang namanya berita. Jadi, jurnalistik itu sebelas dua belas dengan ‘menulis berita saja’. Padahal, sejatinya tidak seperti itu. Cakupan jurnalistik cukup luas, dan pastinya tidak akan bosan untuk terus digali. Hal inilah yang memotivasi pelajar-pelajar SMA Bandar Lampung untuk terus semangat bergabung dalam Komunitas ABG (Ajang Bina Generasi), besutan salah satu departemen FKAR (Forum Kerjasama Alumni Rohis) Bandar Lampung, Public Relations.

    Bertempat di salah satu ruang kelas ber-AC di Bimbel Nurul Fikri Bandar Lampung, Komunitas ABG memulai kembali langkahnya tahun ini dengan berkumpul dalam acara Texas (The Theme of Exposures) ABG pada 23 Maret 2010. Kegiatan yang dihadiri oleh belasan pelajar Bandar Lampung ini membahas tentang rencana kegiatan Komunitas ABG mendatang.

    Dipandu oleh SC Komunitas ABG, Azmy Rahman Arif, pertemuan ini menginisiasi atau mengawali kegiatan-kegiatan komunitas selanjutnya yang tahun ini dirancang cukup berbeda. Tahun ini, di awal keanggotaan, Komunitas ABG akan diberi bekalan-bekalan kejurnalistikan melalui kelas-kelas tutorial secara rutin. Materi yang diberikan tidak hanya sebatas pelatihan menulis berita saja, namun juga akan diberikan penguasaan fotografi jurnalistik, desain grafis, dan juga desain website. Selama 4 bulan, anggota akan diberi seluruh materi itu, dan akhirnya mereka akan diarahkan untuk fokus pada ranah yang mereka kuasai dan senangi. Para peserta juga diberikan informasi mengenai sistem magang, kewajiban selama magang, hingga sistem penilaian magang yang nantinya akan menyaring para peserta magang apakah mereka pantas untuk masuk sebagai jajaran ABG Young Crew atau tidak. Selain mendapatkan pembekalan melalui tutorial, para peserta magang juga akan diprogramkan untuk mengunjungi media televisi dan komunitas fotografi untuk lebih mempertajam kemampuan mereka.

    Ditemani oleh permen dan snack-snack sederhana, diiringi dengan lirihnya lagu piala dunia, diselingi oleh canda sanguinis peserta, pertemuan berlangsung dengan santai. Mereka cukup antusias menyambut program-program tersebut. Bahkan para calon peserta magang mengusulkan untuk membuat seragam komunitas, yang sebenarnya baru akan diidekan beberapa bulan ke depan. “Sekarang geh, Kak… biar kita punya identitas gitu,” Duwi, peserta dari SMA Persada mengungkapkan. Hal itu pun diamini oleh peserta yang lain.

    Acara sederhana hari itu cukup mendekatkan antara para SC komunitas dengan para calon peserta magang. Semoga kegiatan Komunitas ABG ke depan dilancarkan oleh Allah dan dapat menghasilkan output pelajar yang memiliki kapabilitas dalam dunia jurnalistik. Bravo Komunitas ABG!!! (my)

    FORKAPMI