Medianya Generasi Muda | Dakwah Sekolah | Rohis

Forum Kerjasama Alumni Rohis Bandar Lampung

  • Featured Posts

    Minggu, 24 September 2017

    ORASI KEPEMUDAAN OLEH WAKIL DPR RI 2 SENAYAN JAKARTA



    Dalam kegiatan akbar ROHIS Lampung (Red ; JIFEST FKAR 2017) kemarin (Ahad/24 Sep 17) wakil DPR RI 2 Senayan Jakarta Al Muzzamil Yusuf mmeberikan orasi kepemudaan.
    Sebelum orasi Muzzamil memberikan yel-yel kepada peserta yang memnuhi GOR Saburai saat itu.
    Yel-yel untuk peserta sebelah kanan dengan kalimat “emang enak ikut rohis?”dan disahut oleh peserta “wooww penuh berkah, asyik”
    Yel-yel untuk peserta sebelah kiri “emang anak rohis baik-baik?” dan kembali disahut oleh peserta “Alhamdulillah keren abis”
    Yel-yel untuk peserta yang berada di tengah “sekolah sambil rohis gak repot tuh?” dan kembali dengan jawaban “perjuangan dan ibadah coyy”


    Begitulah berulang-ulang Muzzamil menyemangati peserta dengan yel-yel dan takbir yang mengguncang GOR saburai pagi itu.
    Muzzamil bersyukur karena dapat di undang di tengah-tengah pelajar ROHIS Se-Lampung hari itu dan beliau pun menceritakan riwayat pendidikan hingga awal mula ikut ROHIS.
    TK Persit Bandar lampung
    SD Persit bnadar lampung
    SMP N 2 Pahoman Bandar Lampung
    Sma N 4 Jakarta
    Muzzamil sejak SMA sudah memiliki cita-cita jadi pemain bola nasional. Terbukti dengan di usianya yang ke 13 tahun sudah menjadi pemain inti di Jakarta sebagai striker, lalu pada usianya yang ke 16 tahun Muzzamil berangkat ke Jepang sebagai pemai striker pula.
    “Tetapi ternyata sepak bola tidak membahagiakan hati saya” ujarnya kepada para peserta. Yang membahagiakan saya adalah ketika kakak kelas saya mengajak saya ikut masuk dan bergabung di ROHIS. Dan saya ikut ROHIS. Sayapun terpikat di ROHIS karena kakak tingkat saya yang ramah-ramah, sholeh-sholeh, adem melihatnya, selalu mengajak kepada kebaikan.


    Dan hal yang paling menggalaukan saat itu adalah ketika ada Dua pilihan dalam hidup saya, penantian mimpi yang satu langkah lagi, saya harus berangkat ke Singapore bermain bola atau saya tetap di Indonesia menjadi Panitia Qurban Idul Adha bersama ROHIS. Di kepala saya berputar-putar pilihan itu. Hingga Allah kasih petunjuk dengan saya tidak pernah hadir dan ikutnya latihan. Waktu itu, pelatih hingga menjemput ke sekolah karena sangat pentingnya saya, tetapi saya memantapkan diri memilih menjadi Panitia Idul Qurban. Dan Alhamdulillah pengorbanan saya tidak ada yang sia-sia. Saya sejak saat itu sampai dengan hari ini berazzam untuk selalu ikut serta dalam kegiatan Islami sampai akhir hidup.
    Pesan saya kepada kalian, ROHIS kalian jangan hanya SMP dan SMA. Tetapi sampai kapanpun, karena pilihan ROHIS itu adalah perjuangan Nabi dan Rasul, dan hingga hari ini saya tidak pernah mneyesalinya.
    Jagalah 5 perkara sebelum 5 perkara, diantaranya masa muda sebelum tua. Untuk apa masa muda yang kita habiskan. Apakah dalam rangka kebaikan atau sebaliknya. Hari ini di luar sana begitu banyak pemuda yang merusak bangsa dengan narkotika dan pergaulan bebas, maka harapan saya dengan kalian pemuda ROHIS yang selalu menjaga waktu mudanya untuk hal kebaikan.


    Hanya ada 7 golongan manusia saja yang akan mendapatkan payung di padang masyar nanti. Hari dimana tidak akan ada naungan yang diberikan kecuali keada 7 golongan. Salah satunya pemuda  yang masa mudanya terus di isi dengan ibadah kepada Allah, dan jika kalian jaga seumur hidup kalian sama halnya dengan kalian sedang menyiapkan payung untuk panasnya terik neraka.  Inilah rahasia ROHIS, barangsiapa yang dikehendaki kebaikan kepada Allah maka dia akan mengamalkannya, dia paham dan peduli dan mengembangkan. Dan bersyukur Alhamdulillah kalian adalah orang-orang yang Allah pilihkan sejak mudanya.




    Bandar Lampung, Ahad / 24 September 2017

    FORKAPMI