Medianya Generasi Muda | Dakwah Sekolah | Rohis

Forum Kerjasama Alumni Rohis Bandar Lampung

  • Breaking News

    Rabu, 25 Oktober 2017

    MASIH NYONTEK, NENTANG ALLAH DONG?


    Jadi, akhir-akhir ini problem remaja selain masalah perasaan terhadap hambaNya.. Ada lagi yaitu masalah mencontek saat sedang ulangan.
    Ini gak tau kenapa susah banget bagi remaja untuk ninggalin ini, Dari banyak survey alasan mereka pasti "nanti kalau nilai gue kecil kena marah orang tua" ... "Nanti kalau nilai gue kecil gue ga dibeliin handphone"... “Nanti kalau nilai gue kecil gue malu lah sama gebetan gue"... "Nanti kalau nilai gue kecil gue ga dapet peringkat"

    Dari hasil survey ini kok gue Ngerasa kaya ngebawahin Allah banget ya?
    Coba difikir ulang lagi, apa untungnya sih mencontek?
    Kebanyakan yang bilang ini hal sepele, tapi kalau sudah dikaitkan dengan dosa, tidak ada kata sepele lagi didalamnya..
    Cerita pribadi..
    "Dulu gue juga suka nyontek, jadi tiap semesteran itu pasti gue belajar cuma Dikit, karena apa? Karna Fikiran gue udah kotor mau nyontek aja.. Terus pas hasil ulangan dibagiin nilai gue besar, ya gue bangga dong, kok? Dan gue sama sekali ga Ngerasa berdosa dan tiap semester gue ngelakuin itu..
    Ya sampe titik dimana gue ketemu sama seseorang perempuan yang buat gue gak mau nyontek lagi, dia bilang sama gue nyontek itu ya dosa, gaada untungnya.. Karena apa? Karena kita buat curang sama diri kita sendiri, dan temen gue itu sampe bawa-bawa itu hadits yang isinya .

    'Hendaklah kalian senantiasa berlaku jujur, karena sesungguhnya kejujuran akan megantarkan pada kebaikan dan sesungguhnya kebaikan akan mengantarkan pada surga’. Jika seseorang senantiasa berlaku jujur dan berusaha untuk jujur, maka dia akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Hati-hatilah kalian dari berbuat dusta, karena sesungguhnya dusta akan mengantarkan kepada kejahatan dan kejahatan akan mengantarkan pada neraka. Jika seseorang sukanya berdusta dan berupaya untuk berdusta, maka ia akan dicatat di sisi Allah sebagai pendusta. (HR. Muslim)'

    dan dari situ gue mulai ga nyontek lagi, gue berusaha buat jujur dan saat hasil ujian keluar.. Ya! Gue sampe nangis karna nilai gue bisa kecil banget, dan dibilang sama temen-temen kok bisa, dan ya itu gue harus istiqamah, mau gimana pun ya harus usaha buat gak nyontek dan yang penting Allah ridha jadi gue mikir sekarang untungnya apa juga ya mencontontek?"

    Jadi kembali lagi, apa sih untungnya mencontek? Yang rajin beribadah terus gak nyontek saja belum tentu bisa dengan mudah melewati jembatan siratal Mustaqim, lah apa kabarnya dengan yang gak rajin beribadah terus nyontek?
    NENTANG Allah dan rasulNya dong ya?
    Lalu bekal kita ke surga nanti apa dong?
    ~
    Mending sudahi kegiatan buruk ini Yuk. Katanya mau dapat syafaat dari Rasulullah? Tapi kok perintah Rasulullah gak dilaksanakan?
    Yuk hijrah buat jujur, tak mengapa nilai kecil yang penting jujur dan kita udah usaha. Jangan anggap ini sepele. Karena Allah menilai perbuatan kita sekecil apapun itu.
    Gak usah dengerin apa kata orang, karena yang pegang surga dan neraka bukan manusia bukan?
    Bayangin udah berapa banyak dosa yang kita lakukan dan kita sudah tau itu hukumnya?
    Selalu percaya aja sama usaha kita, PD aja, dosa itu yang nanggung kita.
    Yuk sama sama sukseskan gerakan pelajar tanpa mencontek.
    Berani?!
    (By : Putri Rahma Pelajar SMAN15)


    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Portal Berita FKAR

    FORKAPMI

    Dokter FKAR