Medianya Generasi Muda | Dakwah Sekolah | Rohis

Forum Kerjasama Alumni Rohis Bandar Lampung

  • Breaking News

    Selasa, 17 Oktober 2017

    Pemutihan Pajak Kendaraan Dibuka 17 Oktober 2017


    BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Pemerintah provinsi (Pemprov) Lampung bersama Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Lampung dan PT Jasa Raharja telah menetapkan waktu pelaksanaan program peringanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) roda dua dan empat tahun 2017.

    Program yang digelar berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 44 tahun 2017 itu akan dibuka secara resmi oleh Gubernur Lampung, M. Ridho Ficardo di Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Induk Rajabasa, Bandar Lampung, pada Selasa, 17 Oktober mendatang.
    Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi, Pitterdono melalui sekretarisnya A. Rozali menjelaskan penetapan waktu itu setelah seluruh instansi terkait memastikan semua kebutuhan untuk pemutihan pajak telah 100 persen siap.
    "Kesepakatan pada Selasa. Kalau bahasa guyonnya itu tanggal bagus dan hari baik. Walaupun begitu, memang hari Selasa dipilih karena semua persiapan yang detail-detail kecil telah siap dihari itu," kata Rozali kepada Lampost.co, Jumat (13/10/2017).
    Menurutnya, program tersebut berlaku untuk semua jenis pajak baik tahunan maupun lima tahunan. Untuk itu, seluruh masyarakat penunggak pajak kendaraan patut mempersiapkannya sejak saat ini terkait surat-surat yang diperlukan untuk pembayaran pajak itu.
    "Masyarakat hanya harus persiapkan KTP, BPKB, STNK, dan akan cek fisik kendaraan saja. Intinya seperti bayar pajak seperti biasanya dan yang membedakan masyarakat hanya membayar pajak satu tahun tanpa dikenakan denda tunggakan," ungkapnya.
    Pasalnya, lanjut dia, pemutihan tahun ini adalah yang terakhir digelar di Bumi Ruwa Jurai ini sebagai sarana untuk validasi data kendaraan. "Disamping itu memang untuk memberikan keringanan ditengah kondisi ekonomi yang melemah dan turut membuat ekonomi masyarakat pun sulit. Ini lah bentuk perhatian Gubernur," tuturnya.
    Rozali menambahkan, dengan ditetapkannya waktu pelaksanaan, pihaknya pun telah memulai sosialisasi kepada masyarakat khususnya untuk menjaring masyarakat dalam keterikatan ekonomi lemah untuk dapat mengikuti pemutihan itu.
    Diketahui, program tersebut akan digelar hingga 31 Desember mendatang. Pelaksanaan program peringanan pembayaran pajak itu akan dilakukan di Samsat-samsat induk seluruh kabupaten/kota. Dari kegiatan itu, diharapkan dapat menghasilkan Rp75 miliar guna memenuhi target pendapat daerah yang diproyeksikan DPRD provinsi.

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Portal Berita FKAR

    FORKAPMI

    Dokter FKAR