Medianya Generasi Muda | Dakwah Sekolah | Rohis

Forum Kerjasama Alumni Rohis Bandar Lampung

  • Featured Posts

    Sunday, January 20, 2019

    Meningkatkan Ibadah Shalat Adalah Salah Satu Cara Mengatasi Galau


    Manusia adalah ciptaan Allah yang sudah sewajarnya melaksanakan perintah dan larangan-Nya. Perintah dan larangan Allah itu sudah pasti untuk kebajikan umat manusia di muka bumi ini. Maka, istiqamah dalam melaksanakan perintah dan larangan itu menjadi tugas kita sebagai umat muslim.

    Istiqamah dimulai dengan memahami ajaran agama Islam dengan benar, tawakal, dan mengamalkannya dengan konsisten dan ikhlas. Dengan begitu, fondasi keimanan kita semakin hari insyaAllah semakin meningkat. Perbanyaklah berdzikir dan minta pengampunan kepada Allah.


    Salah satu ibadah mahdhah yang harus menjadi perhatian adalah shalat wajib lima waktu dalam sehari semalam. Siapapun yang merindukan kebahgiaan yang hakiki, kesuksesan sejati, kemenangan dalam hidup ini, selaknya memperhatikan kualitas shalatnya.

    Sungguh, kepentingan shalat bukan kepentingan Allah Yang Maha Agung, yang memiliki segala-galanya dengan sempurna. Perintah shalat dengan segala keutamaannya akan kembali kepada pelakunya. Allah berfirman:
    “Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu al-kitab (Al-Qur’an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya, shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan, sesungguhnya, mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Q.S. Al-Ankabuut: 45)

    Sebagai umat muslin, tentunya kita percaya bahwa baik dan buruknya amal perbuatan seorang muslim tergantung pada shalatnya sebagaimana sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Thabrani berikut:
    “Jika shalatnya baik maka baiklah seluruh amalnya (perbuatannya), dan jika shalatnya rusak maka rusaklah seluruh amalnya.”

    Dari hadits tersebut kita mengetahui bahwa shalat memiliki peran penting terhadap umat Islam. Lalu, bagaimana shalat itu bisa mencegah atau bahkan mengobati stres?

    Shalat itu tak lain adalah “komunikasi” kita dengan Sang Pencipta. Kenikamatan shalat akan kita peroleh kalau kita melakukannya dengan sungguh-sungguh, niat yang matap, dan khusyuk. Dengan begitu, pikiran dan hati kita akan tenang dan sejuk. Mata batin kita bisa lebih terbuka dan luas.

    Apabila kita sudah memperoleh kenikmatan dalam shalat berserta manfaatnya, tentunya kita akan lebih mudah melihat dan memahami kehidupan, dapat dengan jernih melihat persoalan dan mencari solusinya, serta kerakusan kita terhadap harta-benda dan makanan yang lezat-lezat – yang berlebihan mengonsumsinya dapat mendatangkan penyakit pelan-pelan akan terminimalisai dari pikiran kita.

    Bukankah dengan demikian srtres/ galau dengan sendiri menghilang dari diri kita? Tentunya, sekali lagi kalau shalat yang kita dirikan sudah sesuai dengan syarat-syarat yangdiysariatkan Islam dan niat khusyuk menunaikannya.

    Dinukil dan diselia dari Buku “Tumpas Stres Seketika” (Ragam Metode Menghilangkan Stres ala Rasulullah yang Terbukti Paling Ampuh dan Mudah Dilakukan) karya Ahmad Fadholi.

    Posted by: S.A. (Humas FKAR)

    No comments:

    Post a Comment

    FORKAPMI