Medianya Generasi Muda | Dakwah Sekolah | Rohis

Forum Kerjasama Alumni Rohis Bandar Lampung

  • Featured Posts

    Sunday, April 19, 2020

    "Mengapa Doa Kita Tak Terkabulkan?"



    Suatu ketika Ibrahim bin Adham, seorang alim yang terkenal zuhud dan wara’, melewati pasar yang ramai. Namun selang beberapa saat ia pun dikerumuni banyak orang yang ingin minta nasehat. Salah seorang di antara mereka bertanya, “Wahai Guru! Allah telah berjanji dalam kitab-Nya bahwa Dia akan mengabulkan doa setiap hamba-Nya. Kami telah berdoa setiap hari, siang dan malam, tapi mengapa sampai saat ini doa kami tidak dikabulkan?”
    Ibrahim bin Adham berdiam sejenak lalu berkata, “Saudara sekalian. Ada sepuluh hal yang menyebabkan doa-doa yang kita permohonkan tidak dijawab oleh Allah SWT”.
    Pertama, Kita Mengenal Allah SWT, Tetapi Kita Lalai dalam Menunaikan Hak-Hak dan Kewajiban-Nya.

    Kedua, Kita Berlomba-Lomba Membaca & Menghafal Al-Quran, Tetapi Enggan Untuk Mengamalkan Isi Kandungannya.

    Ketiga, Kita Mengakui Bahwa Iblis Adalah Musuh yang Sangat Nyata, Tetapi dengan Sesuka Hati Kita Mengikuti Jejak dan Perintahnya.

    Keempat, Kita Telah Mengaku Mencintai Rasulullah SAW, Tetapi Seringkali Meninggalkan Ajaran dan Sunnahnya Padahal Kita Menjadi Umat yang Dirindukan Oleh Baginda Rasulullah SAW.

    Kelima, Kita Sangat Menginginkan Surga, Tetapi Kita Enggan Melakukan Amalan Ahli Surga.

    KeenamKita Takut Terjerumus Kedalam Api Neraka, Tetapi Kita dengan Senangnya Sibuk dengan Perbuatan Kemaksiatan.

    Ketujuh, Kita Mengaku Bahwa Kematian Pasti Datang, Tetapi Tidak Pernah Mempersiapkan Bekal Untuk Menghadapinya. 

    Kedelapan, Kita Terlalu Sibuk Mencari Aib Orang Lain dan Melupakan Banyaknya Cacat dan Kekurangan Diri Sendiri.

    Kesembilan, Kita Setiap Hari Memakan Hasil dari Rezeki yang Allah SWT Berikan, Tetapi Kita Seringkali Lalai Mensyukuri Nikmat-Nya.

    Kesepuluh, Kita Seringkali Mengurusi Jenazah Hingga Menguburkannya, Tetapi Tidak Pernah Mengambil Hikmah dan Pelajarannya”. 

    Setelah mendengar nasehat itu, orang-orang itu menangis. Dalam kesempatan lain Ibrahim kelihatan murung lalu menangis, padahal tidak terjadi apa-apa. Seseorang bertanya kepadanya. “Mengapa engkau menangis?”, Ibrahim menjawab, “Saya melihat kubur yang akan saya tempati kelak sangat mengerikan, sedangkan saya belum mendapatkan penangkalnya. Saya melihat perjalanan di akhirat yang begitu jauh, sementara saya belum punya bekal apa-apa. Serta saya melihat Allah mengadili semua makhluk di Padang Mahsyar, sementara saya belum mempunyai alasan yang kuat untuk mempertanggungjawabkan di akhirat kelak dengan segala amal perbuatan saya selama hidup di dunia.” Subhanallah.
    Semoga kita semua tersadar dan dapat memetik ibroh dari nasihat Ibrahim bin Adham di atas, Aamiin Ya Rabbal Alamin.

    Sumber : Kitab Risalah Qusyairiyah (Terjemahan)

    Write by BBA (HUMAS FKAR)

    No comments:

    Post a Comment

    FORKAPMI