Medianya Generasi Muda | Dakwah Sekolah | Rohis

Forum Kerjasama Alumni Rohis Bandar Lampung

  • Featured Posts

    Sunday, August 30, 2020

    "The Greater Inspiring of Muharram"

     

         Dunia Islam memiliki kalender sendiri dalam menentukan tanggal, bulan, dan tahunnya. Kalender Hijriyah adalah sistem penanggalan bagi umat Islam yang di dalamnya terdapat makna, sejarah, dan ibadah khusus pada masing- masing bulannya agar umat Islam selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Tidak seperti penanggalan Masehi yang berpatokan pada matahari, sistem penanggalan Hijriyah ditentukan berdasarkan peredaran bulan. Sehingga kalender ini disebut juga sebagai kalender Kamariah (bulan).

           Kalender Hijriyah dimulai dari peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah yang bertepatan dengan 15 Juli 622 Masehi. Hijrahnya Rasulullah ini menunjukkan adanya tujuan dalam menggapai kedamaian bagi umat Islam. Peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW beserta para pengikutnya dipilih sebagai titik awal perhitungan tahun karena terkandung peristiwa besar dalam sejarah awal perkembangan Islam. Peristiwa hijrah ini adalah pengorbanan besar pertama yang dilakukan Nabi dan umatnya untuk usaha menyempurnakan ajaran Islam. Kendati merujuk pada hiijrahnya Nabi Muhammad SAW, penanggalan Islam baru resmi digunakan saat sistem pemerintahan Islam dipimpin Khalifah kedua Umar bin Khattab. Dia adalah pemimpin Islam yang pertama kali menetapkan kalender Hijriyah, sehingga Khalifah Umar r.a. pun dalam sejarah dijuluki sebagai bapak kalender Hijriyah.

           Pada tahun ini, kalender Hijriah memasuki tahun baru Islam yang ke-1442 H ditandai dengan masuknya bulan Muharram. Tanggal 1 Muharram 1442 Hijriah bertepatan dengan Kamis, 20 Agustus 2020 Masehi.  Bulan Muharram menjadi salah satu dari 4 bulan haram atau bulan yang suci disisi Allah SWT. Oleh karena itu, kita sebagai umat muslim dilarang untuk berperang dan saling membunuh, membuat kerusakan di muka bumi, memutuskan tali persaudaraan, serta menganiaya diri sendiri. Karena keutamaannya itulah bulan muharram yang menjadi bulan pertama dalam kalender hijriah mendorong umat Islam untuk memperbanyak amalan-amalan ibadah. Salah satu amalan utamanya yakni berpuasa sunnah di tanggal 9 muharram (Puasa Tasu’a) dan 10 muharram (Puasa Asyuro) dan memperbanyak ibadah shalat malam (qiyamul lail).

              Nabi Muhammad SAW bersabda dalam haditsnya “Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah (syahrullah) Muharram. Sedangkan shalat malam merupakan shalat yang paling utamanya setelah shalat fardhu (HR. Muslim, no. 1982) ”.

           Selain amalan utamanya yakni puasa sunnah dan shalat malam, para ulama ahlus sunnah wal jama’ah telah mengklasifikasikan jenis amalan lain yang hendaknya dilakukan selama bulan Muharram diantaranya; 1) Dzikir dan istighfar, 2) bershawalat, 3) menyambung silaturrahim, 4) bershadaqah, 5) berdoa di awal dan akhir tahun, 6) mandi (menyucikan diri), 7) berziarah kepada para guru dan alim ulama, 8) menjenguk orang sakit, 9) menambah nafkah keluarga, 10) bermuhasabah diri dan memperbanyak rasa syukur, 11) memberi makan anak yatim, dan 12) membaca surat al-Ikhlas dan ayat kursi sebanyak 1000 kali.

         Selain keutamaan dan amalan diatas, terdapat peristiwa-peristiwa besar yang tentunya menginspirasi umat manusia dan semuanya terjadi di bulan muharram yang penuh keajaiban ini diantaranya: (1) Hijrahnya Nabi Muhammad SAW dan Pengikutnya ke Kota Madinah yang menjadi titik awal penyempurnaan agama Islam, (2) Diterimanya taubat Nabi Adam a.s. dan Siti Hawa atas pelanggaran kepada Perintah-Nya, (3) Nabi Nuh a.s. dan pengikutnya yang beriman diselamatkan dari banjir besar dan kapal yang ditumpanginya, (4) Nabi Ibrahim a.s. diselamatkan dari Raja Namrud yang membakarnya berkat keteguhan imannya, (5) Nabi Musa a.s. melenyapkan kesombongan raja Fir’aun yang keji dan menenggelamkannya di laut merah, (6) Diterimanya pengampunan Nabi Yunus a.s. setelah termakan di dalam perut ikan paus setelah tinggal 40 hari 40 malam, (7) Disembuhkannya penyakit kulit pada Nabi Ayyub a.s. berkat kesabaran dan keteguhan imannya, (8) Nabi Sulaiman dikaruniakan kerajaan yang besar oleh Allah SWT dan menjadi raja yang bijaksana berkat ketaatannya kepada Allah SWT, (9) Nabi Yusuf a.s. dibebaskan dari dari penjara atas berbagai macam fitnah yang dituduhkannya dan karena kesabaran serta keteguhan imannya diangkat derajatnya oleh Allah SWT, dan (10) Peristiwa Allah SWT pertama kali menciptakan malaikat pertama yakni Malaikat Jibril serta menciptakan alam semesta dan juga menurunkan hujan dan Rahmat-Nya.

         Itulah The Greater Inspiring of Muharram, semoga itu semua menyadarkan kita sehingga menjadi titik tolak proses hijrah kita yang lebih baik lagi agar senantiasa bisa kita amalkan untuk menerbarkan inspirasi dan jutaan kebaikan ke orang lain, Karena menjadi aktor kebaikan tak perlu harus menunggu keajaiban hidayah yang Allah SWT berikan tetapi maksimalkan amalan yang terbaik yang bisa kita tunaikan hingga akhir hayat kehidupan, Wallahu awam bish shawab.

    Write by BBA (Humas FKAR)


    2 comments:

    1. siap semangat bulan Muharram. Makasih kakak FKAR..

      ReplyDelete
    2. Tingkatkan kualitas ibadah kita..di bulan yg mulai ini. Bro en sis Fillah

      ReplyDelete

    FORKAPMI