Medianya Generasi Muda | Dakwah Sekolah | Rohis

Forum Kerjasama Alumni Rohis Bandar Lampung

  • Featured Posts

    Wednesday, October 21, 2020

    Izinkan Aku Kembali Dekat Dengan-Mu


    Teruntuk Sang Maha adil lagi bijaksana. Ya Allah Kau Maha Mengetahui apa yang terjadi pada diri ini. Namun jari - jemari ini memaksa ku untuk tetap menulis tentang penyesalan ini. Melalui untaian kata ini aku persembahkan kepada-Mu Tuhan semesta alam.

     

    Ya 'Aliim… saat aku berada di penjara suci, fisikku terkekang ada aturan-aturan yang harus kupatuhi, dan ada batasan yang tak harus kulampaui. Bahkan untuk bertemu dengan saudara laki-laki sendiri harus ditemani penjaga. Mungkin akan terasa sesak untuk orang yang baru memasuki area suci ini. Penjara ini memang sangat mengekangku tapi hanya fisik, beda dengan batinku yang begitu bebas. Ada getaran dan rasa yang kerap kali datang menghampiri agar tak meninggalkan tempat ini.

     

    Hari demi hari kujalani kehidupan di tempat ini. Tak merasa lelah dengan jadwal yang begitu padat tanpa ada orangtua yang menemani. Kata guruku mengenai aktivitas di tempat ini mengandung pahala tersendiri, tidur dan mandipun mendapat pahala. Semakin hari aku merasa nyaman dengan keadaan seperti ini.  Dan terlintas dalam pikirku bahwa jika sudah waktunya, aku ingin mengajarkan ilmu yang kudapat, aku akan mengabdi pada penjara suci ini. Tempat di mana aku merancang segala cita-citaku dan tempat aku mengukir cinta kepada-Mu dalam hatiku.

     

    Namun pada akhirnya, aku hanya bisa berencana, ketentuan hanya ada pada-Mu. Ada suatu hal yang tak bisa ku jalani kembali di tempat ini. Dengan berat hati aku harus meninggalkan tempat ini. Hatiku sangat sakit karena apa yang telah Kau lakukan padaku. Bukan aku tak percaya dengan skenario yang Kau buat, hanya saja diri ini sengaja menolak lantaran apa yang sudah kurencanakan runtuh seketika. Aku marah pada-Mu karena mengapa harus terjadi padaku, padahal aku sangat ingin lebih mengenal tentang-Mu, tapi mengapa Kau jauhkan aku dengan tempat yang membantuku mencintai-Mu.

     

    Mulai saat itu, aku memilih jadi nomaden sementara. Kutinggalkan diri-Mu, Tuhan baik yang selama ini sabar dalam mendengarkan cerita dan keluhan setiap hamba-Nya. Semua agenda pertemuanku dengan-Mu selalu kuhindari, mulai dzikir pagi petang, membaca Al-Qur'an bahkan sholat wajib pun tak aku tunaikan. Kemaksiatan kini satu persatu masuk merusak hati. Silih berganti hari, masalahpun semakin banyak menghampiri. Tak ada ruang nyaman dalam diri, rasanya ingin saja pergi dari bumi. Tak bisa kupungkiri bahwa tempat mengaduku hanya pada-Mu tapi diri ini masih saja tak mau menemui-Mu.

     

    Bukan aku membenci-Mu atau tak ingin lagi mengenal-Mu, hanya saja aku malu dengan apa yang sudah kuperbuat pada-Mu. Tak cuma sekali duakali aku terbangun di sepertiga malam yang kemudian merasa kosong juga tak tenang. Kerinduan ini semakin bertambah kala aku mendapat masalah. Ingin rasanya mengadu dan mengeluarkan semua keluh kesah pada-Mu, lagi-lagi malu menghampiriku. Hidupku terus berjalan tapi kini tak ada kendali yang bisa diandalkan.

     

    Aku sudah lelah dengan keadaan terpontang - panting seperti ini, yang tak mempunyai arah tujuan. Berputar dalam kebingungan bak domba yang terpisah dari gerombolan dan pengembalanya. Aku tak tahu harus bertanya pada siapa tentang kegundahan ini. Perlahan kekuatanku lemah dan tak bisa diandalkan lagi. Sebab kini aku teramat jauh dari-Mu.

     

    Keluarga dan teman-temanku bilang bahwa aku harus kembali dan berdoa kepada-Mu agar Kau mengikis hati kerasku dan memberikan hati lunak lagi. Aku hanya tersenyum mengiyakan nasihat mereka. Jujur aku malu pada-Mu. Mereka tak tahu bagaimana aku menahan rasa rindu pada-Mu. Aku ingin kembali pada-Mu dan berdialog di sepertiga malam. Jika aku kembali, maukah Kau menerimaku?. Hamba-Mu yang telah berlepas diri dari-Mu dan kembali dengan penyesalan serta luka dan lebam biru?.

     

    Seiring umur yang kian dewasa, kini wawasanku bertambah luas dan begitu banyak orang-orang baik dalam hidupku. Kuyakini Kaupun turut andil dalam mengatur arah kompasnya.

     

    Jika melihat lagi kebelakang, sungguh aku ingin menghujat diriku saat ini. Mengapa dulu aku memilih untuk mendengarkan rayuan setan dan meninggalkan-Mu. Sekarang aku sadar, meski tak kudatangi sedetikpun Kau tak pernah pergi. Walau aku tak menyapa-Mu, ternyata Kau tak pernah palingkan padangan-Mu dariku. Kau memang dzat yang Maha pengasih dan penyayang.

     

    Kau mengetuk hatiku melalui orang disekitarku dan podcast yang ada di media sosialku, bahwa Kau akan mengampuni dosa hamba-Mu sebesar apapun itu. Sekarang aku baru menyadari cinta-Mu bisa didapat di mana saja dan Semua itu takkan terjadi jika Kau tak ambil kendali. Ya Allah yang Maha Pengampun, ampunilah hamba-Mu yang hina ini, genggamlah erat hati ini agar senantiasa selalu bersama-Mu. Izinkan aku untuk kembali dekat dengan-Mu. Aku lelah dengan keadaan seperti ini dan izinkan aku untuk memperbaiki hubunganku dengan-Mu lagi. Aku tak dapat banyak berjanji. Aku hanya bisa menaruh harap pada-Mu untuk tetap memberiku keistiqomahan di atas ketaqwaan kepada-Mu. Aku akan berusaha menjadi hamba-Mu yang lebih baik lagi. Dan lebih bersabar dengan takdir yang tak kusenangi.


    Tulisan Oleh      : Annisa Nur Amalina dari SMKN 4 Bandarlampung

    76 comments:

    1. Ketetapan Allah merupakan hal yang sangat berarti besar bagi kita. Terkadang kita tidak menyadari dibalik hal yang kita rasakan pahit tapi Allah sembunyikan kemanisannya.....
      Selamat Hari Santri Untuk selruh pelajar Indonesia....
      #HSN2020

      ReplyDelete
      Replies
      1. Masya Allah jazakallah Rangga sudah mengingatkan 😊

        Delete
    2. MasyaaAllah, keren banget Nis
      Jazakillah Khoir, semoga kita senantiasa dekat dengan Allah yaa

      ReplyDelete
    3. Masyallah ceceee, kereeenn 😍
      Selamat hari santri cee❣️

      ReplyDelete
    4. Masyallah ceceee, kereeenn 😍
      Selamat hari santri cee❣️

      ReplyDelete
    5. MasyaAllah,, semoga keistioqmahan ada dihati hingga mati menghampiri💚

      ReplyDelete
    6. Masyaallah tabarakallah semngat dek

      ReplyDelete
    7. Dengan peringatan hari santri nasional ini, mari bersama sama untuk lebih meningkatkan ketaqwaan ditambah saat ini bulan Rabiul Awal, Mari kita tambahkan batrai" bersholawat dan tak luput rasa syukur yg berkelanjutan.

      ReplyDelete
    8. MasyaAllah bebebq mantapsss kali

      Semoga Allah sanantiasa memberikan kebaikan dan keberkahan kepada kita semua aamiin

      ReplyDelete
    9. MasyaAllah cece😭❤️
      Selamat harii santri cee❤️

      ReplyDelete
    10. MasyaAllah annisa tulisannya sangat menyentuh sekali

      ReplyDelete
    11. Masya allah
      Jazzakaillah khair mangat terosss dek

      ReplyDelete
    12. Masyallah nisa jazakillahu khairan, Allah yuftah alaikum aamiin

      ReplyDelete
    13. Hae ukhtae Assalamu'alaikum beijing

      ReplyDelete
    14. Assalamualaikum, saya komen zaneti yang minta, zaneti luthfie fahreza

      ReplyDelete
    15. maasyaallah annisaaa❤

      ReplyDelete
    16. Selamat anda kena prank ini kameranya

      ReplyDelete
    17. Subhanallah.. mengingatkan kita supaya lebih dekat dengan Sang Pencipta
      Semangaat nisaa💪💪❤️

      ReplyDelete
    18. masyaallah, semoga kita diperkenankan untuk menjadi hamba yang ma'rifat kepadanya, aaamiin

      ReplyDelete
    19. semangat annisa,sip mengingatkan kita dengan sang pencipta

      ReplyDelete
    20. Masyaallah✨ semangat nisaa

      ReplyDelete
    21. Cemangatttt annisaa mantulll pokoknya 👍👍👍👍👍

      ReplyDelete
    22. Masya Allah, keren keren

      ReplyDelete
    23. Masyaallah tabarakallah smngt ibung jemew😘

      ReplyDelete
    24. Terimakasih tulisannya,semangat terus penulis..

      ReplyDelete
    25. Masyaallah anisa,semangat terus ya

      ReplyDelete
    26. Maa Syaa Allah....
      Bagus banget tulisannya😍😍
      Semangat ya kaak💪

      ReplyDelete
    27. Luarr biasaaa����

      ReplyDelete

    FORKAPMI