Medianya Generasi Muda | Dakwah Sekolah | Rohis

Forum Kerjasama Alumni Rohis Bandar Lampung

  • Featured Posts

    Wednesday, October 21, 2020

    KESEMPATAN KEDUA UNTUK HAMBAMU


    Bismillahirrahmanirrahim
                                        

    Dear Allah

    Tuhan pemilik alam semesta beserta isinya. Apakah Engkau mengenal hamba-Mu ini, iya hamba-Mu yang tak luput dari dosa dan khilaf, hamba-Mu yang kadang datang di saat dia membutuhkan-Mu saja dan hamba-Mu yang merasa yakin kalau diri-Mu mengenalnya.

    Dear Allah

    Hamba tahu bahwa diri-Mu pemilik alam semesta beserta isinya. Hamba tahu semua yang hamba miliki itu juga milik-Mu, tahukah Ya Allah walau hamba tahu seluruh dunia beserta isinya milik-Mu tapi mengapa rasa sombong diriku tak kunjung hilang, seolah diriku mempunyai apa yang Engkau miliki.

    Dear Allah

    Tuhan yang memberi ketetapan, hamba tahu Engkau selalu memberi ketetapan untuk seluruh umat-Mu termasuk diriku. Hamba pun tahu Engkau memberi ketetapan yang terbaik untuk hamba-Mu. Hamba tahu apa yang menurut-Mu tidak baik untukku pasti tidak Engkau kabulkan, dan yang terbaik untukku pasti Engkau berikan. Hamba pun tahu, yang menurut diriku baik tapi belum tentu baik menurut-Mu dan jika menurutku buruk tetapi belum tentu buruk bagi-Mu. Tapi mengapa hati ini bersedih jika yang kumau tidak Engkau berikan, padahal Engkau telah meluruskan jalanku.

    Dear Allah

    Begitu banyak nikmat yang Engkau berikan kepadaku, tetapi apakah aku mensyukuri nikmat yang Engkau berikan kepadaku? Padahal Engkau telah memberi nikmat yang luar biasa untukku. Umur hingga saat ini, dua mata untuk melihat, dua kaki untuk berjalan, dua tangan yang sempurna, dan banyak sekali nikmat yang Engkau berikan untukku.

    Dear Allah

    Hamba selalu mementingkan urusan dunia dibandingkan akhirat seolah dunia yang fana sudah menyilaukan mataku, seolah dunia segalanya bagiku meskipun aku tahu bahwa dunia hanya sementara dan akhirat adalah selamanya. Ya Allah hamba pun tahu bahwa perbandingan antara dunia dan akhirat begitu jauh, dunia hanya setetes air laut sedangkan akhirat adalah lautan yang luas.

    Dear Allah

    Setiap hari, minggu, bulan dan tahun umurku terus berkurang. Tetapi amalanku pun ikut berkurang. Seolah diriku yakin bahwa Engkau memberiku umur yang panjang. Meskipun aku tahu jika Engkau menghendaki, Engkau bisa segera mencabut nyawaku.

    Dear Allah

    Yang Maha Melihat, hamba tahu Engkau tidak tidur, Engkau tidak pernah merasa lelah untuk terus-menerus mengawasi hambanya. Engkau telah melihat perbuatanku melihat kemunafikanku, melihat keburukanku, semua tentang diriku. Meskipun hamba tahu, tetapi hamba selalu melakukan keburukan seolah diri-Mu tidak melihatnya.

    Dear Allah

    Hamba selalu yakin akan mendapatkan surga-Mu. Meskipun dosaku begitu besar dibanding kan amalannya. Seolah aku tidak sadar neraka menungguku, seolah aku bisa menahan panasnya api neraka-Mu, dan seolah aku bisa menahan siksa neraka-Mu.

    Dear Allah

    Seharusnya aku malu kepada-Mu karena Engkau telah memberiku waktu yang banyak hingga berjalan tujuh belas tahun. Seharusnya selama itu aku mengisi hidupku dengan mencintai-Mu, beribadah kepada-Mu, belajar banyak tentang agama-Mu. Hingga aku bisa siap menjalani hidup yang pasang dan surut. Aku percaya jika diriku selalu tentang-Mu pasti aku akan biasa melewati hidupku dan bisa meraih kebahagiaan dunia akhirat.

    Dear Allah

    Yang  Maha Pengampun hamba tahu dosaku begitu banyak tak terhitung, tetapi hamba sudah memohon ampunan-Mu, mendekatkan diri kepada-Mu, menjalankan perintah-Mu, mencintai nabi-Mu, belajar menerima ketetapan-Mu, belajar berbuat baik kepada semua manusia, belajar menjadi anak yang Sholehah, belajar menjadi kakak yang terbaik untuk adik-adiknya. Hamba yakin Engkau pasti akan memberikan kesempatan untukku agar bisa menjadi hamba-Mu yang lebih baik. Saat ini hamba sedang menatap langit dan berkata terima kasih Ya Allah.

    Dear Allah

    Yang Maha Pengampun, hamba tahu Engkau sangat menyayangiku, sehingga Engkau memberi kesempatan untuk hamba-Mu bertobat. Engkau selalu memaafkan dan mengampuni dosa-dosa hambanya yang bersungguh-sungguh bertobat kepada-Mu. Aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang Engkau berikan. Kesempatan itu sangat berharga untukku. Kesempatan yang Engkau berikan dapat memperbaiki seluruh hidupku.

    Dear Allah

    Hamba sangat menyesal mengapa baru sekarang hamba bertobat kepada-Mu seharusnya aku menyadari bahwa hidup yang dulu seperti kekosongan dan sekarang rasa cintaku kepada-Mu tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata, melainkan dengan perbuatanku. Di dalam zikirku aku menyebut nama-Mu, menikmati khusyuk di dalam ibadahku, hatiku bergetar saat mendengar nama-Mu dilantunkan saat azan. Sekarang aku mencintai-Mu dengan ikhlas, menjalankan perintah-Mu dengan ikhlas, melakukan ibadah dengan ikhlas, hidup yang semula kosong, sekarang terisi dengan cinta-Mu.

    Dear Allah

    Yang Maha Pengampun, terima kasih sudah menjadi Tuhanku. Engkaulah yang selalu memberi hal-hal terindah dalam hidupku, terima kasih Engkau telah memberi malaikat penerang dihidupku yaitu ayah dan ibuku aku sangat menyayanginya, izinkan aku agar bisa membahagiakan orang tuaku. Terima kasih Engkau telah memberi keluarga dan teman yang menyayangiku. Terima kasih Ya Allah izinkan aku untuk bisa membahagiakan mereka semua.

    Dear Allah

    Terima kasih atas kesempatan yang Engkau berikan. Hamba tahu, Engkau pasti telah merencanakan hal yang terindah untukku. Sekarang Engkau sedang mengujiku agar aku berhak mendapatkannya. Aku merasa Engkau begitu menyayangiku Ya Allah, aku merasa malu akan dosaku. Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.

    Karya: Devin Anggraeni dari SMA Negeri 3 Bandar Lampung

    5 comments:

    FORKAPMI