Medianya Generasi Muda | Dakwah Sekolah | Rohis

Forum Kerjasama Alumni Rohis Bandar Lampung

  • Featured Posts

    Friday, October 23, 2020

    Secarik Asa Dari Sang Pendosa


    Secarik Asa Dari Sang Pendosa

     

    Kepada sang pemilik hidup dan matiku. Izinkan sang pendosa ini menguntai sebuah asa.  Dengan tetesan tinta yang tergores menjadi untaian kata tanpa suara. Bolehkah yang hina ini merasakan tangis karena panggilan-Mu? Dapatkah yang zalim ini diberikan syafaat-Mu kembali? Bolehkah yang munafik ini medapatkan pelukan-Mu kembali?


    Inginku ini terlampau banyak, padahal untuk sujud kepada-Mu saja malas menyeruak. Anganku terlalu tinggi, tapi segan untuk mengangkat tangan. Pintaku bertumpuk-tumpuk, namun syukur tak dipupuk. Hamba-Mu ini banyak maunya tidak ada usahanya.


    Ya Rabb, khilafku sangatlah sering. Diri ini seakan buta dengan keindahan semu dunia. Berleha-leha seakan hidup ini hanya tentang dunia. Bagai embun di pagi hari yang raib terbakar panas, iman ini pun cepat menguap di saat gosip terlintas. Seperti seorang munafik, diri ini selalu goyah tertepa angin kezaliman. Ciptaan-Mu ini sungguh memalukan.


    Rasa malu terendap di hati. Di kala semua mengatakan diri ini baik, padahal Engkau sedang menutupi aib ini. Dengan taktahu dirinya, hamba bangga dengan pujian itu. Ya Allah, sungguh hamba-Mu ini merasa tidak pantas menuliskan ini.


    Disaat panggilan-Mu berkumandang, hamba menutup rapat telinga. Selalu bermalas-malasan dalam ibadah, tetapi bersemangat dalam bermaksiat. Ya Rabb, sadarkan diri ini sebelum kain putih membukus jasad. Bukalah hati ini untuk mengemis ampunan dari-Mu.


    Kepada sang pemilik hati. Lembutkanlah hati yang sudah mengarang ini. Berikan ketenangan kepada batin yang sudah tak berbentuk lagi. Tuhanku, jadikanlah si pendosa ini sebagai ahli taubat. Bantulah asa sang pendosa ini nyata. Agar dirinya ingat betapa tak berdayanya ia tanpa Engkau. Supaya dia sadar betapa raibnya keimanan dalam dirinya.


    Ya Allah, tak pernah letih diri-Mu mengurusi hamba-Mu ini. Yang tak pernah sadar akan kebesaran-Mu. Ya Rabb, betapa berdosanya diri ini yang mengingat-Mu di kala terpuruk. Betapa laknatnya bibir ini yang selalu menghujami-Mu dengan kalimat kotor atas hidup yang tak hamba inginkan. Betapa kejamnya hati ini mencintai begitu dalam selain diri-Mu.


    Ya tuhanku. Sungguh diri ini tidak tahu malunya meminta surga-Mu sebagai tempat tinggal nanti. Sungguh diri ini sadar hamba tak pantas mendapatkannya. Di saat amal yang hanya sebesar zarah ini memiliki asa yang tak pantas didapatkan. Namun, hamba pun juga tak kuasa Ya Rabb menahan panasnya api neraka. Bolehkan sang pendosa ini mengemis iba kepada-Mu? Izinkan hamba-Mu ini memasuki surga-Mu.


    Ya Rahim, janganlah Engkau biarkan hamba terkubur dalam lubang kemaksiatan. Jangan biarkan alunan musik yang menjadi suara terakhir di pendengaran. Jangan biarkan kafan menjadi penutup aurat hamba untuk yang pertama dan terakhir. Kepada-Mu hamba memohon pengasihan.


    Tuhanku, jadikanlah sedekah sebagai kebiasaan hamba. Jadikanlah syahadat kalimat terakhir yang terucap sebelum ajal. Kepada pemilik alam semesta. Dalam untaian kata yang tercoret dalam surat ini. Sang pendosa ini berharap Engkau mempermudah langkah untuk meraih pengibaan-Mu.

     

                                                                                                              Hamba-Mu

          

                                                                                                            Arum Novita Sari


    Arum Novita Sari_SMAN 15 Bandar Lampung

    119 comments:

    1. Ma syaa Allah, Tabarakallah keren...
      Hamasah Arum... Semoga senantiasa istiqomah ya dalam berdakwah.. ✊

      ReplyDelete
    2. Semangat Arum untuk terus berkarya💜

      ReplyDelete
    3. Sukses selalu kak, semangaat🖒

      ReplyDelete
    4. Semangat kak Arum, sukses selalu untukmu aamiin

      ReplyDelete
    5. MasyaAllah tabarakallah keren... Hamasah ya Arum ❣️��

      ReplyDelete
    6. Masyaallah bagus rum,semangat trus arum ��

      ReplyDelete
    7. Puisimu menyentuh nak, semangat berkarya dan terus belajar ya

      ReplyDelete
    8. Masyaallah, semangat karum❤️

      ReplyDelete
    9. Masyaallah, sukses selalu kakkkk❤️

      ReplyDelete
    10. Masyallah,berasa bgt teguran nya. Karya nya bgus buat pengingat, kata² yg dipakai jga halus. Semangat ya, trs berkarya sesuatu yg bermanfaat!

      ReplyDelete
    11. Bagus karyanya ,terus semangattt

      ReplyDelete
    12. Semangat kak Arum, semoga karya islami kayak gini makin berkembang dan dikenal lagi.

      ReplyDelete
    13. Kerennn, semangattt rumm 👍👍👍

      ReplyDelete
    14. MasyaAllah keren banget 💙💙💙💙

      ReplyDelete
    15. masya allah bagus bgt rum, semangat 😊

      ReplyDelete
    16. Wahh, bagus banget kak. Semngt ya

      ReplyDelete
    17. MasyaAllah bagus banget arum, semangat arum terus berkarya��

      ReplyDelete
    18. Asik, karyanya keren lanjutin terus kak arum. Semangat

      ReplyDelete
    19. Keren kak , semangat buat kedepannya kakak manis

      ReplyDelete
    20. Semangat kk... Semoga menang 🔥🔥😍💚

      ReplyDelete
    21. Semangat Arum������

      ReplyDelete
    22. Fighting Arum!! Sukses selaluu

      ReplyDelete
    23. Masyaallah mantapp. Tiap katanya begitu sahdu dan menywntuh qalbu.

      Semangat dan sukses selalu.❤️

      ReplyDelete
    24. Masya Alloh, sangat menyentuh dalam setiap penyampaian kalimat nya 😥👍

      ReplyDelete
    25. Masya allah, luar biasa Kak. Semangat terus Kak Arums🌻

      ReplyDelete
    26. Semangatt trus✨

      ReplyDelete
    27. Ikan hiu makan tomat,semangaaattt!!

      ReplyDelete
    28. Keren banget✨
      Semangat terus yaaaa~

      ReplyDelete
    29. Ikan hiu makan tomat,ini keren bangat ��

      ReplyDelete
    30. Dua tiga ayam goreng, kami datang nak tangkap jarjitt!!
      Mantapp2 gua suka bgt:v kereeennnnn

      ReplyDelete
    31. Mashaa allah semangat arum❤️

      ReplyDelete
    32. Semangat Arumku ❤️🖤🖤🖤🖤

      ReplyDelete
    33. Semangat adekku❤️❤️❤️

      ReplyDelete
    34. Mashaa Allah, hamasah arum ����

      ReplyDelete
    35. Hamasahhhhh adikkk ❤ ❤ 💪

      ReplyDelete
    36. Sangat menarik tulisan yang diciptakan,

      ReplyDelete
    37. �� terima kasih atas secarik surat yang membuat hati ini kembali kepada-Nya.

      ReplyDelete
    38. Saya harap apa yang kamu kerjakan, bisa terbalaskan dengan kemenangan yang indah

      ReplyDelete
    39. Ya Allah mo nangis bacanya Rummm :"

      ReplyDelete
    40. Masya allah, keren, Kaaakkk♥️♥️♥️

      ReplyDelete
    41. Masya allah❤️ semangat terus 💪

      ReplyDelete
    42. Wah apik, menyetuh kerasa sampai hati

      ReplyDelete
    43. Uwu, terharu, keren, nice banget pokonya, semangat:)

      ReplyDelete
    44. AKU PADAMUUUU MBAKKKK❤️❤️❤️

      ReplyDelete
    45. Arum maniss aku padamu. Mamum the best🥰🥰🥰

      ReplyDelete
    46. AKU UDAH MANDI LOHHH GA MAU PELUK?

      ReplyDelete
    47. Lope merah buat kesayangan❤️

      ReplyDelete
    48. Jangan mundur, maju terus🌻

      ReplyDelete
    49. Heiii kamu, mantappu jiwaaa🔥

      ReplyDelete
    50. Jangan ragu, yakini hati kamu pasti bisa

      ReplyDelete
    51. Kamu bisa, kamu pasti bisaaa
      SEMANGAT KAKKKK🔥

      ReplyDelete
    52. Kiwkiwww🔥berkobar semangatnya jangan cuma cintanya sajaa

      ReplyDelete
    53. Sangat menyentuh hati😇. Bagus sekaliiiii🤩

      ReplyDelete
    54. Semangat hyung, ��

      ReplyDelete
    55. Terima kasih sudah mengingatkan diri ini untuk selalu bersyukur kepada-Nya 🙂

      ReplyDelete
    56. Semangat selalu, Kak Arum!!!!😡

      ReplyDelete
    57. Kak ini menyentuh bgt��

      ReplyDelete

    FORKAPMI