Medianya Generasi Muda | Dakwah Sekolah | Rohis

Forum Kerjasama Alumni Rohis Bandar Lampung

  • Featured Posts

    Sunday, October 4, 2020

    Webinar Nobaper FKAR Bandar Lampung Mewaspadai Penyimpangan dan Seks Bebas

    Dinar Dewi Kania menyampaikan materi tentang kejahatan seksual, free sex, dan sexual consent | FKAR Bandar Lampung

    FKAR Bandar Lampung - Program unggulan NoBaper dari FKAR Bandar Lampung secara perdana mengadakan webinar yang berjudul “Mewaspadai Seks Bebas dan Perilaku Seksual Menyimpang di Kalangan Remaja”  pada Sabtu, 3 Oktober 2020. Agenda ini ditayangkan langsung lewat aplikasi Zoom dan Youtube FKAR Bandar Lampung dengan tujuan memberikan pemahaman kepada khalayak ramai agar berhati-hati menghindari seks bebas dan perilaku penyimpang di kalangan remaja. Peserta webinar terbuka untuk semua kalangan dan dihadiri sebanyak 189 peserta yang terekam lewat aplikasi Zoom.

    Keynote Speech oleh Sunardi Kepala Cabang Pendidikan Wilayah II Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung | FKAR Bandar Lampung

    Pada agenda ini di awali dengan pembukaan dari Sunardi sebagai Kepala Cabang Pendidikan Wilayah II Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung mengatakan bahwa “Bagi para guru disekolah hendaknya memilki data yang lengkap terkait peserta didiknya yang sudah memiliki kecendungan menyukai lawan jenisnya. Sehingga bisa dideteksi dini jika ada salah satu yang memiliki kecendrungan yang menyimpang. Betul itu adalah hak asasi manusia namun tentunya kita tidak ingin merusak citra pendidikan, norma masyrakat dan norma agama dengan penyimpangan dari yang seharusnya. Jika lembaga pendidikan punya kepedulian untuk mengurusi yang demikian, kemudian para pelajar memiliki pemahaman yang benar tentang seks yang bolehkan oleh UU tentu kita tidak mendapati kejadian yang tidak diinginkan” demikian ujarnya sebagai himbauan yang disampaikan pada awal pembukaan.

    Kegiatan selanjutnya dikembalikan kepada moderator yakni dr. Aprilia Damayanti lalu diserahkan pada pembicara dari Ketua Kajian AILA (Aliansi Cinta Keluaga) dan Directur Conter of Gender Studies (CGS) yaitu Dinar Dewi Kania. Pada webinar yang berdurasi hampir 2 jam lamanya ia menyampaikan materi terkait macam kejahatan seksual, modus penjualan manusia, modus pedofilia, pemicu lesbian & homoseksual, penyebab free seks, juga solusi dari semua permasalahan yang telah dijabarkan. Dinar kembali mengingatkan bahwa efek dari semua penyimpangan ini bisa berimbas pada semua umat manusia seperti layaknya virus corona yang berawal dari china dan sekarang menyebar keseluruh dunia sehingga kewajiban bagi setiap orang untuk mengingatkan untuk meneggakkan amar ma’ruf nahi munkar. Ia menyimpulkan bahwa menurutnya salah satu faktor dari penyimpangan dan seks bebas berawal dari paradigma atau pemikiran yang berasal dari barat yaitu Sexual concent atau melakukan seksual atas dasar suka sama suka yang hanya mempertimbangkan kenikmatan dan keamanan sehingga tidak adanya ukur dari norma agama atau budaya.

     

     

     

     

    No comments:

    Post a Comment

    FORKAPMI